Jumat, 17 Januari 2014

A SPECIAL DAY !!!




Setahun setelah kepergian papa ,aku hidup berdua dengan mama ku. Di rumah yang sederhana ini dan juga termasuk harta peninggalan dari papa. Papa meninggal karna penyakit tumor yang 2 tahun telah bersarang di tubuh nya.
Sebulan belakangan ini, mama tidak tau kalau aku sepulang sekolah bekerja di salah satu warung nasi dekat simpang sekolah ku. Alasan ku kepada mama pulang telat karna ngerjain tugas yang sangat banyak. Kadang-kadang mama percaya,kadang juga mama curiga ,karna tidak mungkin seminggu penuh ngerjain tugas terus.
Tapi aku berusaha membuat mama percaya, karna aku tidak mau kalau mama tau aku juga bekerja. Itu akan menambah beban pikiran nya. Padahal aku hanya ingin membantu meringankan beban mama.
“kenapa kamu tiwi ?, selalu pulang kesorean terus ? alasan apa lagi ,buat tugas lagi ? iyaa…buat tugas apa pergi pacaran atau keluyuran gak jelas sama kawan-kawan ?” Tanya mama ketus.
Ya Allah,segitu su’uzon nya mama kepada ku ?,apa begitu nakal nya diri ku di mata mama ?. ucap ku dalam hati.
“ astagfirullah ma…tiwi gak kayak gitu juga. Kalau mau pergi sama kawan-kawan,tiwi kan slalu izin sama mama. Tiwi benar-benar ngerjain tugas ma.” Jawab ku.
“ ya ,mama mana tau kamu ngerjain tugas atau jalan-jalan sama teman-teman kamu.”
“ hufh…ya udah gak apa-apa kalau mama gak percaya sama tiwi,yang pasti tiwi udah jujur sama mama”.
Aku pun langsung beranjak menuju kamar,ingin menangis tapi air mata sulit keluar. Aku benar-benar gak nyangka kenapa mama bisa su’uzon kepada ku. Aku benar-benar sedih,gak tau harus bagaimana ya Allah.
Sesaat kemudian ku terlelap,mungkin karna ku kelelahan. Ku bermimpi bertemu papa, dia tersenyum melihat ku. Aku tak mengerti maksud dari senyuman nya. Tapi, yang pasti aku sangat merindukan papa. Dan aku juga yakin papa juga sangat merindukan aku dan mama.
Sekumpulan asap tebal menutupi tubuh papa,dan sesaat papa hilang bersama gumpalan asap tersebut. Ku berlari mencari papa,dan terus memanggil nya.
“ PAPAAAA……!!!!!!!” teriak ku.
Aku pun terbangun dengan penuh keringat, dan dada yang sesak, air mata ku juga menetes. Ku benar-benar sangat merindukan papa, kenapa hanya sebentar ku bisa bertemu dengan nya ?.
Ku beranjak dari tempat tidur,dan menuju meja belajar untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah. Hari menunjukkan jam tujuh malam,di meja belajar ku perhatikan kalender,dan ada sebuah tanggal yang ku lingkari dengan spidol merah.
Tanggal lahir mama, seminggu lagi mama ulang tahun. Dan pas sehari sebelum mama ulang tahun ku sudah menerima gaji dari kerja ku. Dan aku bisa membelikan kado buat mama.




Setelah selesai mengerjakan semua tugas sekolah ku,entah kenapa ku ingin bertemu mama. Ku menuju ruang tamu, tapi tak ku temui mama sedang berada di situ. Lalu aku pun ke kamar mama. Pelan-pelan ku membuka pintu, dari celah pintu ku lihat mama sedang memeluk foto papa sambil merebahkan diri di atas kasur.
Ku menutup pintu dan kembali ke kamar. Pasti mama sangat merindukan papa.Aku pun juga,sangat merindukan papa. Aku janji sama papa,aku bakal jagain mama buat papa.

~       ~       ~

Pukul lima subuh ku bangun dan langsung melaksanakan sholat subuh. Setelah selesai sholat, aku berdo’a  kepada yang maha kuasa. “ ya Allah , lapangkanlah kubur papa hamba,terima dia di sisi mu, beri tempat layak, karna aku sangat menyayangi nya, begitu juga mama lebih dari kata sayang kepada papa, beri dia kebahagiaan ya Allah. Amiin “
Setelah selesai aku pun menyiapkan keperluan sekolah. Di meja makan nasi goreng buatan mama,slalu hadir di setiap pagi. Mengganjal perut yang keroncongan.
“ maaa…tiwi berangkat sekolah dulu ya !” izin ku.
“ iya , hati-hati ya…” jawab mama.
“ iya ma, Assalamualaikum" sambil mencium tangan mama.
" kamu nanti pulang jam berapa wi ? " pertanyaan mama ,membuat ku terdiam.
" mmmm….belum tau juga ma. Kalo gak ada tugas tiwi pulang nya cepat deh ! "
" ya udah kalau gitu."

Aku pun pergi dan berjalan menuju halte. Saat sedang menunggu angkot, vero teman sekelas aku lewat dengan motor nya. Dan dia mengajak ku untuk pergi bersama dengan nya, tanpa basa basi aku langsung ikut dengannya.
Sesampai di sekolah ku mengikuti pelajaran yang telah di tentukan oleh pihak sekolah. Untung nya pekerjaan rumah yang di berikan guru, sudah ku kerjakan dan aku pun terbebas dari hukuman.
Setelah seharian mengikuti pelajaran di sekolah, waktu berakhir nya pelajaran pun telah tiba. Murid-murid pun kembali ke rumah nya, tapi tidak dengan ku. Aku harus melanjutkan ke tempat kerja ku,bukan ke rumah yang seharus nya pulang sekolah jadi waktu istirahat. Tapi , buat ku jadi waktu untung mencari uang dan belajar hidup mendiri.
Pekerjaan aku juga tidak terlalu berat, hanya mengambil piring-piring kotor di atas meja yang sudah tidak ada pelanggan nya lagi. Lalu mencuci nya, dan juga waktu kerja ku hanya sebentar dari pulang sekolah sekitar jam satu siang hingga sore hari.
Setelah semua pekerjaan ku selesai, ku permisi pulang kepada bapak pemilik warung nya.
“ permisi pak ! semua pekerjaan sudah selesai, saya mau permisi pulang” ucap ku di dalam kantornya.
“ hm ,,, kalau memang sudah selesai. Kamu boleh pulang “ jawab bapak ramah.
“ terima kasih pak ! permisi ! “ sambil keluar kantor.
Bapak pemilik warung ini memang sangat ramah dan juga baik. Menunjukkan sosok papa, kadang aku berfikir bapak pemilik warung adalah jelmaan dari papa. Tapi, itu gak mungkin itu cuma khayalan ku saja.
Sesampai di rumah, ku tak melihat mama di ruang tamu. Lalu aku pun menuju kamar mama, di dalam ku melihat mama sedang menangis sambil memegang foto papa. Aku masuk dan memeluk mama dan ikut menamgis juga.
“ mama…kenapa nangis ? “
“ hhhrrrppfff….gak ada apa-apa kok, mama Cuma kangen papa kamu aja wi !”
“ tiwi juga kangen sama papa , ma ! "
" yang mama punya sekarang Cuma kamu tiwi, Cuma kamu ! "
" iya ma, tiwi tau. Mama jangan nangis lagi, nanti papa sedih kalau lihat mama nangis terus "
" iya wi ,"
Mama memeluk ku dengan sangat erat, ku rasakan hangat pelukan mama. Kadang aku merasa berdosa telah berbohong pada mama tentang kerja ku. Tapi mau gimana lagi, niat ku baik aku hanya ingin membantu mama.
" udah ma , jangan nangis lagi ya ! "
" iya  wi "
Aku pun kembali ke kamar, dan merebahkan diri di atas kasur. Hari ini aku benar-benar galau , ku butuh teman yang bisa berbagi kisah. Tomy , sahabat yang slalu ada saat suka atau pun duka. Ku mengambil ponsel dan menelfon nya.
" halo tom ! " ucap ku ,saat panggilan ku sudah di terima nya.
“ apa wi ? “
“ gue mau curhat sama lo tom , gue benar – benar lagi galau banget hari ini ! “
“ galau kenapa ? masalah cowok ? “
“ yee… gak lah. Emang slama ini aku ada deket sama cowok ? gak kan ? “
“ hm… gak sih ! jadi lo galau kenapa ? “
“ lo ke rumah gue ya , kita cerita di tempat biasa. Udah lama kita gak ada cerita-cerita berdua lagi “
“ iya wi , tunggu ya di sana ya ! “
“ bawa makanan ya sob !! “
“makan aja otak lo ! “
“ hahahahahahahahahhahahahaha…………!!! “
Telfon pun tertutup, aku langsung ke halaman belakang dekat rumah. Di sana emang tempat aku dan tomy saling curhat. Mama juga udah kenal dekat dengan tomy, karna dari aku kecil hingga sekarang keluarga aku dan tomy masih tetanggaan.
Sesampai nya aku di halaman belakang, ku belum melihat tomy berada di situ. Tapi, aku akan menunggu nya. Tak lama tomy pun dating.
“lama banget sih lo dating nya ! “ ujar ku.
“ bawel deh lo ! , lo kan tadi nyuruh gue bawa makanan, ya udah gue pergi makanan bentar,maka nya lama ! “
“ oh ,,hhahahaahaa…lo anggap serius ya omongan gue ? padahal kan gue Cuma bercanda aja sob ! “
“ gue tau ! tapi , gak enak juga kalo Cuma ngobrol doing, tapi gak ada yang di makan !”
“ hm…iya juga sih !”
“ ya udah, lo mau cerita apaan ? “
Tomy emang sohib ku yang baik, dia selalu penuhin apa kemauan ku selama itu bias dia lakuin. Seperti sekarang ini , pas aku butuh dia ada dan pas aku minta makanan pun di beliin nya.
Niat ku mengajak nya kesini untuk menceritakan sikap mama yang mulai berfikiran negatif dengan ku akhir-akhir ini. Membuat ku benar-benar gak mengerti dengan sikap mama. Aku pun gak tau apa yang harus ku lakukan.
" mungkin nyokap lo , takut kehilangan lo wi ! maka nya dia kayak gitu ! karna kehilangan itu sangat menyakitkan. Sakit banget wi ! "

Apa benar yang di ucapkan tomy ? menurut ku benar juga apa yang di katakan nya. Karna hanya aku satu-satu nya yang mama punya sekarang.
" dan juga gue gak mau kehilangan lo wi ! "
" hahaha…tom..tom ! lo ni , gue juga gak mau kehilangan lo, lo tu sahabat gue banget " sambil ku memeluk tomy.
" tapi gueee……nganggap lo lebih dari sahabat wi ! “ membalas pelukkan ku dengan erat.
“ ma…maksud lo tom ? “
“ gue sayang lo lebih dari sahabat, gue mau kita lebih dari sahabat “
Pelukkan tomy makin kuat, ku rasakan hangat tubuhnya. Pelukkan yang ku rasakan saat ini, benar-benar berbeda dengan pelukkan yang pernah ku rasakan sebelum nya. Apa karna ini bukan pelukkan seorang sahabat ? melainkan pelukkan seseorang yang mencintai kita dan juga…….yang kita cintai.
Oh tidak …. ! gak mungkin aku mencintai sahabat ku sendiri. Dia hanya seorang sahabat dan selama nya tetap sahabat.
" gue mau kita pacaran , gak ada yang nama nya sahabat lagi wi ! " lanjut tomy tanpa melepaskan pelukkan nya.
" gue juga mencintai lo tom ! "
Astaga !! apa barusan yang aku katakan, ku benar-benar tidak sengaja mengucapkan nya.
Dan mulai malam itu antara aku dan tomy tidak ada lagi yang nama nya sepasang sahabat, melainkan sepasang kekasih yang saling mencintai.

Hari ini, ku menerima gaji pertama dan hari ini juga adalah hari ulang tahun mama. Aku ingin memberikan hadiah buat mama dan juga aku akan mengatakan nya kalau selama ini aku pulang sekolah bekerja di warung nasi.
Pulang dari tempat kerja, aku langsung mencari kado buat mama bersama tomy. Aku benar-benar bingung kado apa yang akan ku kasih ke mama. Setelah membeli cake nya, aku dan tomy terus berjalan menyusuri toko-toko yang ada di mall.
Saat melewati sebuah toko, aku terhenti karna ada satu barang yang mungkin cocok sabagai kado buat mama. Sebuah tas cantik berwarna merah hati, kesan nya gak norak dan juga gak terlalu glamour. Kelihatan simple, tapi keren dan juga cocok di pakai oleh semua usia.
Sebuah tas unik dan cake sudah ku siapkan. Dan kini ku pulang ke rumah, tomy juga akan ikut merayakan ulang tahun mama, meski gak di pestakan. Hadiah dari tomy adalah sebual lagu yang akan dia nyanyikan di depan ku dan mama. Waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, pasti mama mengkhawatirkan ku, aku pun cepat-cepat pulang ke rumah.
Sesampainya di depan rumah, aku tidak langsung masuk. Aku menyuruh tomy masuk duluan, dan mengajak mama ke halaman belakang tempat aku dan tomy biasa duduk. Disana aku akan menunggu mama dan tomy, smabil menyiapkan surprise buat mama.
“ Assalamualaikum tante “ ucap tomy sambil mengetuk pintu.
“ walaikkumsalam. Eh kamu tom ! ada apa ? , kalo nyari tiwi, tiwi nya belum pulang, gak tau dia keluyuran kemana ! “ jawab mama tegas.
“ saya gak nyari tiwi tante, tapi nyariin tante “
“ ada apa nyari tante tom ? “
" hm…. Tante bisa ikut tomy sebentar gak ? "
“ emang mau kemana ? tunggu tiwi pulang aja. « 
" nanti tante juga tau, gak usah di tungguin tiwi nya tan ! tante ikut aja dulu sama tomy "
" ya udah deh kalo gitu "
Mama pun mengikuti tomy, mama masih bingung dan gak tau maksud dari tomy. Dia juga masih mengkhawatirkan ku yang masih belum pulang-pulang juga.Sesampai nya mereka di halaman belakang, tomy menyuruh mama untuk duduk sebentar.
" tante tunggu di sini sebentar ya "
" eh,kamu mau kemana tom ? "
" udah, tante tenang aja. Ntar lagi tomy kesini "
Tak lama setelah mama duduk. Aku yang membawa cake serta lilin di atas nya dan tomy yang menyanyikan sebuah lagu ciptaan nya tentang ibu dengan iringan gitar. Datang dan mendekati mama. Mama yang kaget dan terharu melihat nya, hanya bisa meneteskan air mata kebahagiaan.
" happy birthday ma ! tiup lilin nya dong ! “ ujar ku.
Mama pun, meniup lilin nya setelah itu langsung memeluk ku. Dan saat itu juga aku mengatakan yang sejujurnya kepada mama, bahwa selama ini aku bekerja. Aku fikir mama akan marah, melainkan dia meminta maaf karna telah su’uzon pada ku. Dan juga mama berterima kasih pada ku dan tomy atas surprise yang telah kami siapkan.
“ makasih ya wi , tom ! mama benar-benar sangat senang malam ini “
“ iya tante, sama-sama “
Aku senang karna bisa ngasih kado terindah buat mama. Dan juga menemukan seseorang yang tulus mencintai ku yaitu tomy.
This is a special day for me !!!


TAMAT . . . . . . 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar