A SPECIAL DAY !!!
Setahun setelah kepergian papa ,aku hidup berdua
dengan mama ku. Di rumah yang sederhana ini dan juga termasuk harta peninggalan
dari papa. Papa meninggal karna penyakit tumor yang 2 tahun telah bersarang di
tubuh nya.
Sebulan belakangan ini, mama tidak tau kalau aku
sepulang sekolah bekerja di salah satu warung nasi dekat simpang sekolah ku.
Alasan ku kepada mama pulang telat karna ngerjain tugas yang sangat banyak.
Kadang-kadang mama percaya,kadang juga mama curiga ,karna tidak mungkin
seminggu penuh ngerjain tugas terus.
Tapi aku berusaha membuat mama percaya, karna aku
tidak mau kalau mama tau aku juga bekerja. Itu akan menambah beban pikiran nya.
Padahal aku hanya ingin membantu meringankan beban mama.
“kenapa kamu tiwi ?, selalu pulang kesorean terus
? alasan apa lagi ,buat tugas lagi ? iyaa…buat tugas apa pergi pacaran atau
keluyuran gak jelas sama kawan-kawan ?” Tanya mama ketus.
Ya Allah,segitu su’uzon
nya mama kepada ku ?,apa begitu nakal nya diri ku di mata mama ?. ucap ku dalam hati.
“ astagfirullah ma…tiwi gak kayak gitu juga. Kalau
mau pergi sama kawan-kawan,tiwi kan
slalu izin sama mama. Tiwi benar-benar ngerjain tugas ma.” Jawab ku.
“ ya ,mama mana tau kamu ngerjain tugas atau
jalan-jalan sama teman-teman kamu.”
“ hufh…ya udah gak apa-apa kalau mama gak percaya
sama tiwi,yang pasti tiwi udah jujur sama mama”.
Aku pun langsung beranjak menuju kamar,ingin
menangis tapi air mata sulit keluar. Aku benar-benar gak nyangka kenapa mama
bisa su’uzon kepada ku. Aku benar-benar sedih,gak tau harus bagaimana ya Allah.
Sesaat kemudian ku terlelap,mungkin karna ku
kelelahan. Ku bermimpi bertemu papa, dia tersenyum melihat ku. Aku tak mengerti
maksud dari senyuman nya. Tapi, yang pasti aku sangat merindukan papa. Dan aku
juga yakin papa juga sangat merindukan aku dan mama.
Sekumpulan asap tebal menutupi tubuh papa,dan
sesaat papa hilang bersama gumpalan asap tersebut. Ku
berlari mencari papa,dan terus memanggil nya.
“ PAPAAAA……!!!!!!!”
teriak ku.
Aku pun terbangun
dengan penuh keringat, dan dada yang sesak, air mata ku juga menetes. Ku
benar-benar sangat merindukan papa, kenapa hanya sebentar ku bisa bertemu
dengan nya ?.
Ku beranjak dari
tempat tidur,dan menuju meja belajar untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah.
Hari menunjukkan jam tujuh malam,di meja belajar ku perhatikan kalender,dan ada
sebuah tanggal yang ku lingkari dengan spidol merah.
Tanggal lahir mama,
seminggu lagi mama ulang tahun. Dan pas sehari sebelum mama ulang tahun ku
sudah menerima gaji dari kerja ku. Dan aku bisa membelikan kado buat mama.
Setelah selesai
mengerjakan semua tugas sekolah ku,entah kenapa ku ingin bertemu mama. Ku
menuju ruang tamu, tapi tak ku temui mama sedang berada di situ. Lalu aku pun
ke kamar mama. Pelan-pelan ku membuka pintu, dari celah pintu ku lihat mama
sedang memeluk foto papa sambil merebahkan diri di atas kasur.
Ku menutup pintu dan
kembali ke kamar. Pasti mama sangat merindukan papa.Aku pun juga,sangat
merindukan papa. Aku janji sama papa,aku bakal jagain mama buat papa.
~ ~ ~
Pukul lima
subuh ku bangun dan langsung melaksanakan sholat subuh. Setelah selesai sholat,
aku berdo’a kepada yang maha kuasa. “ ya Allah , lapangkanlah kubur papa
hamba,terima dia di sisi mu, beri tempat layak, karna aku sangat menyayangi
nya, begitu juga mama lebih dari kata sayang kepada papa, beri dia kebahagiaan
ya Allah. Amiin “
Setelah selesai aku pun menyiapkan keperluan
sekolah. Di meja makan nasi goreng buatan mama,slalu hadir di setiap pagi.
Mengganjal perut yang keroncongan.
“ maaa…tiwi berangkat sekolah dulu ya !” izin ku.
“ iya , hati-hati ya…”
jawab mama.
“ iya ma,
Assalamualaikum" sambil mencium tangan mama.
" kamu nanti
pulang jam berapa wi ? " pertanyaan mama ,membuat ku terdiam.
" mmmm….belum tau
juga ma. Kalo gak ada tugas tiwi pulang nya cepat deh ! "
" ya udah kalau
gitu."
Aku pun pergi dan
berjalan menuju halte. Saat
sedang menunggu angkot, vero teman sekelas aku lewat dengan motor nya. Dan dia
mengajak ku untuk pergi bersama dengan nya, tanpa basa basi aku langsung ikut
dengannya.
Sesampai di sekolah ku mengikuti pelajaran yang
telah di tentukan oleh pihak sekolah. Untung nya pekerjaan rumah yang di
berikan guru, sudah ku kerjakan dan aku pun terbebas dari hukuman.
Setelah seharian mengikuti pelajaran di sekolah,
waktu berakhir nya pelajaran pun telah tiba. Murid-murid pun kembali ke rumah
nya, tapi tidak dengan ku. Aku harus melanjutkan ke tempat kerja ku,bukan ke
rumah yang seharus nya pulang sekolah jadi waktu istirahat. Tapi , buat ku jadi
waktu untung mencari uang dan belajar hidup mendiri.
Pekerjaan aku juga tidak terlalu berat, hanya
mengambil piring-piring kotor di atas meja yang sudah tidak ada pelanggan nya
lagi. Lalu mencuci nya, dan juga waktu kerja ku hanya sebentar dari pulang
sekolah sekitar jam satu siang hingga sore hari.
Setelah semua pekerjaan ku selesai, ku permisi
pulang kepada bapak pemilik warung nya.
“ permisi pak ! semua pekerjaan sudah selesai,
saya mau permisi pulang” ucap ku di dalam kantornya.
“ hm ,,, kalau memang sudah selesai. Kamu boleh
pulang “ jawab bapak ramah.
“ terima kasih pak ! permisi ! “ sambil keluar
kantor.
Bapak pemilik warung ini memang sangat ramah dan
juga baik. Menunjukkan sosok papa, kadang aku berfikir bapak pemilik warung
adalah jelmaan dari papa. Tapi, itu gak mungkin itu cuma khayalan ku saja.
Sesampai di rumah, ku tak melihat mama di ruang
tamu. Lalu aku pun menuju kamar mama, di dalam ku melihat mama sedang menangis
sambil memegang foto papa. Aku masuk dan memeluk mama dan ikut menamgis juga.
“ mama…kenapa nangis ? “
“ hhhrrrppfff….gak ada apa-apa kok, mama Cuma
kangen papa kamu aja wi !”
“ tiwi juga kangen
sama papa , ma ! "
" yang mama punya
sekarang Cuma kamu tiwi, Cuma kamu ! "
" iya ma, tiwi
tau. Mama jangan nangis lagi, nanti papa sedih kalau lihat mama nangis terus
"
" iya wi ,"
Mama memeluk ku dengan
sangat erat, ku rasakan hangat pelukan mama. Kadang aku merasa berdosa telah
berbohong pada mama tentang kerja ku. Tapi mau gimana lagi, niat ku baik aku
hanya ingin membantu mama.
" udah ma ,
jangan nangis lagi ya ! "
" iya wi "
Aku pun kembali ke
kamar, dan merebahkan diri di atas kasur. Hari ini aku benar-benar galau , ku
butuh teman yang bisa berbagi kisah. Tomy , sahabat yang slalu ada saat suka
atau pun duka. Ku mengambil ponsel dan menelfon nya.
" halo tom ! " ucap ku ,saat
panggilan ku sudah di terima nya.
“ apa wi ? “
“ gue mau curhat sama lo tom , gue benar – benar
lagi galau banget hari ini ! “
“ galau kenapa ? masalah cowok ? “
“ yee… gak lah. Emang slama ini aku ada deket sama
cowok ? gak kan
? “
“ hm… gak sih ! jadi lo galau kenapa ? “
“ lo ke rumah gue ya , kita cerita di tempat
biasa. Udah lama kita gak ada cerita-cerita berdua lagi “
“ iya wi , tunggu ya di sana ya ! “
“ bawa makanan ya sob !! “
“makan aja otak lo ! “
“ hahahahahahahahahhahahahaha…………!!! “
Telfon pun tertutup, aku langsung ke halaman
belakang dekat rumah. Di sana
emang tempat aku dan tomy saling curhat. Mama juga udah kenal dekat dengan
tomy, karna dari aku kecil hingga sekarang keluarga aku dan tomy masih
tetanggaan.
Sesampai nya aku di halaman belakang, ku belum
melihat tomy berada di situ. Tapi, aku akan menunggu nya. Tak lama tomy pun
dating.
“lama banget sih lo dating nya ! “ ujar ku.
“ bawel deh lo ! , lo kan tadi nyuruh gue bawa makanan, ya udah
gue pergi makanan bentar,maka nya lama ! “
“ oh ,,hhahahaahaa…lo anggap serius ya omongan gue
? padahal kan
gue Cuma bercanda aja sob ! “
“ gue tau ! tapi , gak enak juga kalo Cuma ngobrol
doing, tapi gak ada yang di makan !”
“ hm…iya juga sih !”
“ ya udah, lo mau cerita apaan ? “
Tomy emang sohib ku yang baik, dia selalu penuhin
apa kemauan ku selama itu bias dia lakuin. Seperti
sekarang ini , pas aku butuh dia ada dan pas aku minta makanan pun di beliin
nya.
Niat ku mengajak nya
kesini untuk menceritakan sikap mama yang mulai berfikiran negatif dengan ku
akhir-akhir ini. Membuat ku benar-benar gak mengerti dengan sikap mama. Aku pun
gak tau apa yang harus ku lakukan.
" mungkin nyokap
lo , takut kehilangan lo wi ! maka nya dia kayak gitu ! karna kehilangan
itu sangat menyakitkan. Sakit banget wi ! "
Apa benar yang di
ucapkan tomy ? menurut ku benar juga apa yang di katakan nya. Karna hanya
aku satu-satu nya yang mama punya sekarang.
" dan juga gue
gak mau kehilangan lo wi ! "
"
hahaha…tom..tom ! lo ni , gue juga gak mau kehilangan lo, lo tu sahabat
gue banget " sambil ku memeluk tomy.
" tapi gueee……nganggap lo lebih dari sahabat
wi ! “ membalas pelukkan ku dengan erat.
“ ma…maksud lo tom ? “
“ gue sayang lo lebih dari sahabat, gue mau kita
lebih dari sahabat “
Pelukkan tomy makin kuat, ku rasakan hangat
tubuhnya. Pelukkan yang ku rasakan saat ini, benar-benar berbeda dengan
pelukkan yang pernah ku rasakan sebelum nya. Apa karna ini bukan pelukkan
seorang sahabat ? melainkan pelukkan seseorang yang mencintai kita dan
juga…….yang kita cintai.
Oh tidak …. ! gak
mungkin aku mencintai sahabat ku sendiri. Dia hanya seorang sahabat dan selama
nya tetap sahabat.
" gue mau kita
pacaran , gak ada yang nama nya sahabat lagi wi ! " lanjut tomy tanpa
melepaskan pelukkan nya.
" gue juga
mencintai lo tom ! "
Astaga !! apa
barusan yang aku katakan, ku benar-benar tidak sengaja mengucapkan nya.
Dan mulai malam itu
antara aku dan tomy tidak ada lagi yang nama nya sepasang sahabat, melainkan
sepasang kekasih yang saling mencintai.
Hari ini, ku menerima
gaji pertama dan hari ini juga adalah hari ulang tahun mama. Aku ingin
memberikan hadiah buat mama dan juga aku akan mengatakan nya kalau selama ini
aku pulang sekolah bekerja di warung nasi.
Pulang dari tempat
kerja, aku langsung mencari kado buat mama bersama tomy. Aku benar-benar bingung
kado apa yang akan ku kasih ke mama. Setelah membeli cake nya, aku dan tomy
terus berjalan menyusuri toko-toko yang ada di mall.
Saat melewati sebuah toko, aku terhenti karna ada
satu barang yang mungkin cocok sabagai kado buat mama. Sebuah tas cantik berwarna
merah hati, kesan nya gak norak dan juga gak terlalu glamour. Kelihatan simple,
tapi keren dan juga cocok di pakai oleh semua usia.
Sebuah tas unik dan cake sudah ku siapkan. Dan
kini ku pulang ke rumah, tomy juga akan ikut merayakan ulang tahun mama, meski
gak di pestakan. Hadiah dari tomy adalah sebual lagu yang akan dia nyanyikan di
depan ku dan mama. Waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, pasti mama
mengkhawatirkan ku, aku pun cepat-cepat pulang ke rumah.
Sesampainya di depan rumah, aku tidak langsung
masuk. Aku menyuruh tomy masuk duluan, dan mengajak mama ke halaman belakang
tempat aku dan tomy biasa duduk. Disana aku akan menunggu mama dan tomy, smabil
menyiapkan surprise buat mama.
“ Assalamualaikum tante “ ucap tomy sambil
mengetuk pintu.
“ walaikkumsalam. Eh kamu tom ! ada apa ? , kalo
nyari tiwi, tiwi nya belum pulang, gak tau dia keluyuran kemana ! “ jawab mama
tegas.
“ saya gak nyari tiwi tante, tapi nyariin tante “
“ ada apa nyari tante
tom ? “
" hm…. Tante bisa ikut tomy sebentar gak ?
"
“ emang mau kemana ?
tunggu tiwi pulang aja. «
" nanti tante
juga tau, gak usah di tungguin tiwi nya tan ! tante ikut aja dulu sama
tomy "
" ya udah deh
kalo gitu "
Mama pun mengikuti
tomy, mama masih bingung dan gak tau maksud dari tomy. Dia juga masih
mengkhawatirkan ku yang masih belum pulang-pulang juga.Sesampai nya mereka di
halaman belakang, tomy menyuruh mama untuk duduk sebentar.
" tante tunggu di
sini sebentar ya "
" eh,kamu mau
kemana tom ? "
" udah, tante
tenang aja. Ntar lagi tomy kesini "
Tak lama setelah mama
duduk. Aku yang membawa cake serta lilin di atas nya dan tomy yang menyanyikan
sebuah lagu ciptaan nya tentang ibu dengan iringan gitar. Datang dan mendekati
mama. Mama yang kaget dan terharu melihat nya, hanya bisa meneteskan air mata
kebahagiaan.
" happy birthday ma ! tiup lilin nya
dong ! “ ujar ku.
Mama pun, meniup lilin nya setelah itu langsung
memeluk ku. Dan saat itu juga aku mengatakan yang sejujurnya kepada mama, bahwa
selama ini aku bekerja. Aku fikir mama akan marah, melainkan dia meminta maaf
karna telah su’uzon pada ku. Dan juga mama berterima kasih pada ku dan tomy
atas surprise yang telah kami siapkan.
“ makasih ya wi , tom ! mama benar-benar sangat
senang malam ini “
“ iya tante, sama-sama “
Aku senang karna bisa ngasih kado terindah buat
mama. Dan juga menemukan seseorang yang tulus mencintai ku
yaitu tomy.
This is a
special day for me !!!
TAMAT . . . . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar